Kesalahan ejaan dan bentuk nonbaku masih sering muncul di tugas sekolah, konten digital, hingga surat resmi. Banyak orang butuh panduan ringkas yang bisa dipakai segera saat menulis.
Halaman ini bertujuan sebagai cheat sheet: sebuah daftar yang memuat bentuk baku menurut kamus bahasa Indonesia dan contoh pemakaian. Gunakan daftar ini untuk memeriksa naskah sebelum dipublikasikan.
Setelah pengantar, artikel membahas dampak kesalahan, perbedaan kata baku vs tidak baku sesuai PUEBI, kategori kekeliruan, lalu masuk ke daftar lengkap beserta contoh penggunaan. Beberapa kata yang tampak benar karena sering dipakai akan dibetulkan ke bentuk KBBI.
Catatan penting: acuan utama adalah kamus bahasa resmi, bukan tren media sosial. Siapa pun yang sering menulis—pelajar, mahasiswa, penulis konten, atau pekerja—akan mendapat manfaat langsung.
Poin Kunci
- Daftar ini menyediakan koreksi singkat sesuai KBBI untuk penggunaan sehari-hari.
- Gunakan sebagai cek cepat sebelum mempublikasikan teks.
- Artikel menjelaskan perbedaan ejaan baku dan nonbaku dengan contoh.
- Rujukan utama adalah kamus bahasa Indonesia dan pedoman PUEBI.
- Daftar dipilih berdasarkan frekuensi kesalahan di tulisan umum.
Mengapa salah tulis kata baku bisa berdampak pada kualitas tulisan
Kesalahan kecil pada pilihan kata baku seringkali membuat pembaca meragukan kualitas tulisan. Satu bentuk yang tidak tepat dapat menurunkan wibawa naskah, meski data dan ide kuat.
Kesalahan kecil yang menurunkan kredibilitas naskah, laporan, dan surat resmi
Dalam konteks formal, seperti laporan atau surat resmi, typo atau bentuk tidak baku memberi kesan kurang profesional. Pembaca menilai penulis kurang teliti dan reputasi bisa terganggu.
Di sekolah atau instansi, kesalahan yang lolos sering memicu revisi berkali-kali. Proses jadi lambat dan citra pengirim ikut menurun.
Pengaruh percakapan sehari-hari, dialek daerah, dan typo saat mengetik
Kebiasaan percakapan sehari-hari membuat bentuk nonbaku terasa normal. Lingkungan dan dialek daerah juga memengaruhi cara orang menulis.
Secara teknis, ketikan cepat dan fitur auto-correct kerap menambah kesalahan. Tanpa proofreading, pola ini berulang dan membentuk penggunaan yang keliru.
| Dampak | Situasi | Solusi singkat |
|---|---|---|
| Kehilangan kredibilitas | Surat resmi, laporan | Proofread dan cek KBBI |
| Revisi berkepanjangan | Dokumen instansi atau sekolah | Gunakan checklist istilah |
| Pengaruh lisan masuk tulisan | Konten publik dan naskah pribadi | Pelajari patokan baku |
Fungsi bahasa baku adalah memberi kesan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. Setelah memahami dampak ini, pembaca perlu merujuk pada patokan KBBI dan PUEBI untuk menentukan penggunaan yang tepat.
Kata baku vs tidak baku dalam bahasa Indonesia: patokan ejaan dan penggunaan
Patokan resmi untuk bentuk baku adalah KBBI dan kaidah PUEBI (EYD). Kata baku adalah bentuk yang diakui oleh kamus dan aturan tata ejaan. Bentuk nonbaku muncul dalam percakapan dan tulisan santai, tetapi tidak selalu sesuai aturan.

Gunakan bentuk baku ketika menyusun dokumen formal: laporan, surat resmi, karya ilmiah, dan publikasi. Jika ragu, cek KBBI dan aturan PUEBI untuk imbuhan, gabungan kata, dan preposisi.
- Kategori kesalahan umum: ejaan/typo, serapan asing yang belum disesuaikan, kesalahan imbuhan, dan penempatan preposisi (mis. awalan vs kata depan).
- Pilih satu bentuk baku dan konsisten dalam satu naskah agar tulisan tampak rapi dan kredibel.
Setelah memahami pengertian dan konteks penggunaan, pembaca siap melanjutkan ke daftar contoh konkret dan koreksi bentuk nonbaku.
Daftar 50 kata salah tulis bahasa indonesia yang paling umum beserta bentuk bakunya
Berikut ringkasan pasangan bentuk umum yang sering keliru dan koreksinya menurut kamus bahasa Indonesia dan PUEBI. Daftar ini disusun supaya mudah dipindai.
Preposisi dan penulisan terpisah
- di mana → di mana (kata depan ditulis terpisah)
- diikuti → diikuti (imbuhan digabung: contoh digabung dengan kata kerja)
Serapan dan istilah ilmiah
- analisa → analisis
- hipotesa → hipotesis
- diagnosa → diagnosis
- standarisasi → standardisasi
Perubahan huruf yang mengecoh
- kuatir → khawatir
- jaman → zaman
- kwalitas → kualitas
Kebiasaan lisan dan bentuk umum
- silahkan → silakan
- sekedar → sekadar
- napas → napas (arti nya: nafas = pernapasan)
Istilah agama dan nama tempat
- ustadz/ustad → ustaz
- sholat/shalat → salat
- Sumatera → Sumatra, Perancis → Prancis
Gabungan kata dan spasi
- terimakasih → terima kasih
- bertanggungjawab → bertanggung jawab
Catatan: gunakan daftar ini sebagai cek cepat. Jika ragu, konfirmasi bentuk dan makna melalui kamus bahasa Indonesia agar penulisan mengikuti kaidah.
Contoh pasangan salah-baku yang paling sering muncul di tugas sekolah dan konten digital
Berikut contoh nyata untuk enam kata populer agar pembaca langsung paham penggunaan baku dalam konteks formal dan daring.
Kelompok kata populer: aktivitas, kualitas, praktik, risiko, respons, detail
- aktivitas — Laporan menunjukkan peningkatan aktivitas ekstrakurikuler siswa selama semester ini.
- kualitas — Ulasan produk menilai kualitas bahan dan ketahanan sebagai faktor utama.
- praktik — Praktik lapangan dijadwalkan setiap akhir pekan untuk mahasiswa program studi.
- risiko — Analisis proyek mencantumkan risiko finansial dan rekomendasi mitigasinya.
- respons — Tim memberikan respons cepat terhadap keluhan pelanggan melalui email resmi.
- detail — Mohon lengkapi detail laporan sebelum dikirim ke buku mutasi proyek.
Catatan: pasangan ini baku sesuai KBBI. Perbedaan bentuk bukan sekadar hafalan — konsistensi penulisan memperbaiki persepsi profesionalitas tulisan dan memudahkan pemeriksaan ejaan bahasa.

Tips cepat menghindari kesalahan ejaan bahasa Indonesia saat menulis
Menjaga ejaan yang rapi membuat tulisan lebih mudah dipercaya oleh pembaca. Kebiasaan cek cepat akan mengurangi kesalahan dan meningkatkan kualitas penulisan.
Cek KBBI daring sebelum final: buat daftar kata rawan
Setiap kali ragu pada bentuk sebuah kata, buka kamus bahasa daring untuk konfirmasi. Simpan istilah yang sering menimbulkan keraguan ke daftar pribadi.
- Buat “daftar kata rawan” di dokumen terpisah.
- Perbarui daftar setelah menemukan kesalahan baru.
- Gunakan daftar itu sebagai checklist sebelum publikasi.
Strategi proofreading: baca per paragraf, baca lantang, cek konsistensi istilah
Proofreading efektif dimulai dari membaca per paragraf, lalu turun ke tiap kalimat. Cara ini membantu menemukan typo dan penggunaan yang keliru.
Baca naskah lantang untuk menangkap frasa yang terdengar janggal. Teknik ini membedakan bentuk yang berasal dari percakapan sehari-hari dengan bentuk yang baku menurut kaidah.
Pastikan tidak mencampur dua bentuk istilah dalam satu naskah; inkonsistensi menurunkan wibawa tulisan.
Manfaatkan fitur pengecek ejaan, tetapi tetap verifikasi konteks
Alat spellcheck berguna sebagai lapisan pertama. Namun, alat otomatis sering melewatkan kesalahan konteks atau pemilihan kata yang keliru.
| Fitur | Kelebihan | Keterbatasan |
|---|---|---|
| Spellcheck bawaan | Deteksi typo cepat | Sering melewatkan kesalahan bentuk kata |
| Plugin pemeriksa gaya | Rekomendasi konsistensi istilah | Butuh verifikasi makna |
| Verifikasi manual + KBBI | Ketepatan kontekstual tinggi | Lebih memakan waktu |
Ringkasnya, jadikan pengecekan ejaan dan kaidah sebagai kebiasaan kerja. Fungsi langkah ini bukan hanya teknis, tetapi menjaga kredibilitas komunikasi di sekolah, kantor, dan ruang publik digital. Daftar pada contenttype ini bisa dipakai sebagai template checklist harian untuk penulis.
Kesimpulan
Akhir artikel ini memberi panduan singkat agar penggunaan kata baku lebih konsisten dalam semua jenis tulisan. strong, Perubahan kecil pada kebiasaan menulis meningkatkan kredibilitas saat naskah dibaca guru, atasan, klien, atau publik.
Patokan utama adalah KBBI dan PUEBI. Gunakan kedua rujukan itu untuk memutuskan bentuk yang benar, bukan kebiasaan di masyarakat atau pengaruh dialek dan bahasa daerah.
Simpan daftar ini sebagai checklist saat proofreading. Ketika penggunaan baku konsisten, surat resmi, laporan, dan dokumen kerja terlihat rapi dan mudah dipercaya.
Langkah kecil: buka kamus bahasa daring sebelum finalisasi dan terapkan contoh-contoh di artikel sebagai template penulisan yang benar.