Penulisan yang Benar Penanggung jawab atau Penanggungjawab

Penulisan yang Benar Penanggung jawab atau Penanggungjawab

Dalam praktik menulis bahasa Indonesia, kita sering menemukan perbedaan penulisan kata yang tampak sederhana, tetapi sebenarnya memiliki dampak besar terhadap ketepatan dan profesionalisme sebuah tulisan. Salah satu contoh yang sering menimbulkan kebingungan adalah penulisan penanggung jawab atau penanggungjawab. Banyak penulis menganggap perbedaan satu spasi ini tidak penting, padahal aturan ejaan bahasa Indonesia telah menetapkan kaidah … Read more

Penulisan yang Benar Pancaindra atau Pancaindera

Penulisan yang Benar Pancaindra atau Pancaindera

Dalam bahasa Indonesia, kita sering menjumpai perbedaan penulisan kata yang tampak sederhana, tetapi sebenarnya memiliki dampak penting dalam penggunaan bahasa yang baku. Salah satu contoh yang kerap menimbulkan kebingungan adalah penulisan pancaindra atau pancaindera. Banyak penulis menggunakan kedua bentuk tersebut secara bergantian dalam tulisan sehari-hari, baik di media daring, buku pelajaran, maupun artikel ilmiah. Padahal, … Read more

Penulisan yang Benar Cendikiawan atau Cendekiawan

Penulisan yang Benar Cendikiawan atau Cendekiawan

Dalam praktik berbahasa Indonesia, kita kerap menjumpai dua bentuk penulisan yang terlihat mirip tetapi sebenarnya tidak setara secara kaidah, yaitu cendikiawan dan cendekiawan. Kedua bentuk ini sering muncul dalam artikel ilmiah, opini media massa, karya tulis akademik, hingga konten digital. Sayangnya, masih banyak penulis yang belum menyadari bahwa hanya salah satu di antaranya yang dianggap … Read more

Penulisan yang Benar Pemulasaran atau Pemulasaraan

Penulisan yang Benar Pemulasaran atau Pemulasaraan

Dalam praktik berbahasa Indonesia yang baik dan benar, kita sering menghadapi perbedaan penulisan istilah yang tampak serupa, tetapi hanya satu bentuk yang sesuai kaidah. Salah satu contoh yang kerap memunculkan keraguan adalah penulisan pemulasaran dan pemulasaraan. Kedua bentuk ini sering muncul dalam konteks keagamaan, sosial, serta administrasi publik, khususnya ketika kita membahas pengurusan jenazah. Oleh … Read more

Penulisan yang Benar Dipersilahkan atau Dipersilakan

Penulisan yang Benar Dipersilahkan atau Dipersilakan

Dalam komunikasi tulis berbahasa Indonesia, kita sering menjumpai bentuk kata yang sekilas tampak benar, terdengar sopan, dan lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contoh yang kerap menimbulkan kebingungan adalah penulisan “dipersilahkan” dan “dipersilakan”. Kedua bentuk ini sering dipakai secara bergantian, baik dalam surat resmi, pengumuman, media daring, hingga percakapan tertulis di media sosial. Namun, … Read more

Penulisan yang Benar Perubahan atau Pengubahan

Penulisan yang Benar Perubahan atau Pengubahan

Dalam bahasa Indonesia, kita sering menjumpai dua kata yang tampak mirip, tetapi memiliki fungsi dan makna yang berbeda, yaitu perubahan dan pengubahan. Kesalahan dalam menggunakan kedua kata ini cukup sering terjadi, baik dalam tulisan ilmiah, artikel daring, karya jurnalistik, maupun dokumen resmi. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat mengenai penulisan dan penggunaan kata perubahan atau … Read more

Penulisan yang Benar Karirnya atau Kariernya

Penulisan yang Benar Karirnya atau Kariernya

Dalam penggunaan bahasa Indonesia sehari-hari, kita sering menjumpai kebingungan dalam memilih kata yang tampak sederhana, tetapi sebenarnya memiliki aturan baku yang jelas. Salah satu contoh yang cukup sering menimbulkan pertanyaan adalah penulisan “karirnya” atau “kariernya”. Sekilas, kedua bentuk ini tampak benar dan bahkan sama-sama lazim digunakan di berbagai media, baik cetak maupun digital. Namun, jika … Read more

Penulisan yang Benar Konsekuen atau Konsekuensi

Penulisan yang Benar Konsekuen atau Konsekuensi

Dalam praktik berbahasa Indonesia, kita sering menemukan pasangan kata yang tampak mirip, tetapi memiliki fungsi dan makna yang berbeda. Salah satu pasangan kata yang kerap menimbulkan kebingungan adalah konsekuen dan konsekuensi. Banyak orang menggunakannya secara bergantian, padahal keduanya tidak selalu dapat saling menggantikan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami perbedaan, penggunaan, dan penulisan … Read more

Penulisan yang Benar Kelembapan atau Kelembaban

Penulisan yang Benar Kelembapan atau Kelembaban

Dalam penulisan bahasa Indonesia, kita kerap menjumpai dua bentuk kata yang terlihat mirip, tetapi menimbulkan keraguan dalam penggunaannya. Salah satu contoh yang sering diperdebatkan adalah kata kelembapan dan kelembaban. Kedua kata ini banyak digunakan dalam konteks cuaca, kesehatan, pertanian, hingga teknologi, namun tidak sedikit penulis yang masih bingung menentukan mana penulisan yang benar sesuai kaidah … Read more

Penulisan yang Benar Empiris atau Empirik

Penulisan yang Benar Empiris atau Empirik

Dalam penulisan ilmiah, akademik, maupun artikel edukatif, kita sering menemukan dua bentuk kata yang tampak serupa, yaitu empiris dan empirik. Banyak penulis menggunakan kedua istilah tersebut secara bergantian tanpa mempertimbangkan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku. Akibatnya, kekeliruan penulisan sering muncul, terutama dalam karya tulis formal. Padahal, ketepatan penggunaan kata memiliki peran penting dalam menjaga kualitas … Read more