Dalam dunia akademik, bisnis, maupun administrasi, istilah managemen atau manajemen sering kali menimbulkan kebingungan. Kita masih kerap menemukan kedua bentuk tersebut digunakan secara bergantian, baik dalam tulisan formal, artikel daring, hingga dokumen resmi. Padahal, dalam kaidah bahasa Indonesia yang baku, hanya satu bentuk yang dianggap benar.
Melalui artikel ini, kita akan membahas secara komprehensif perbedaan penulisan managemen dan manajemen, asal-usul katanya, aturan kebahasaan yang berlaku, serta contoh penggunaannya dalam berbagai konteks. Dengan pemahaman yang tepat, kita dapat meningkatkan kualitas bahasa tulis dan menghindari kesalahan yang berulang.
Asal Usul Kata Manajemen
Kata manajemen berasal dari bahasa Inggris management. Secara etimologis, kata ini berakar dari bahasa Latin manus yang berarti tangan, lalu berkembang menjadi bahasa Prancis kuno ménagement, sebelum akhirnya diadopsi ke dalam bahasa Inggris modern.
Ketika kata management diserap ke dalam bahasa Indonesia, proses penyerapan tersebut mengikuti kaidah fonologi dan ejaan bahasa Indonesia. Inilah yang menjadi dasar perubahan bentuk ejaannya.
Managemen atau Manajemen: Mana yang Baku?
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bentuk yang benar dan baku adalah manajemen, bukan managemen. Kata managemen tidak tercatat sebagai entri resmi dalam KBBI.
Penjelasan Kebahasaan
Kesalahan penulisan managemen umumnya muncul karena pengaruh langsung dari ejaan bahasa Inggris management. Banyak penulis hanya menghilangkan huruf t di akhir tanpa menyesuaikan pola penyerapan bahasa Indonesia.
Dalam bahasa Indonesia, akhiran -ment pada kata serapan bahasa Inggris umumnya berubah menjadi -men atau -si, disertai penyesuaian fonetik lainnya. Oleh karena itu, management diserap menjadi manajemen.
Definisi Manajemen Menurut KBBI
Menurut KBBI, manajemen memiliki beberapa makna, yaitu:
- Proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai tujuan tertentu.
- Pimpinan yang bertanggung jawab atas jalannya suatu organisasi.
- Seni dan ilmu mengatur, merencanakan, mengoordinasikan, serta mengendalikan kegiatan.
Dari definisi tersebut, kita dapat melihat bahwa manajemen bukan sekadar istilah teknis, tetapi konsep fundamental dalam berbagai bidang kehidupan.
Penggunaan Kata Manajemen dalam Berbagai Bidang
Manajemen dalam Dunia Bisnis
Dalam dunia bisnis, manajemen menjadi fondasi utama keberhasilan organisasi. Kita mengenal istilah seperti manajemen keuangan, manajemen sumber daya manusia, dan manajemen pemasaran.
Kesalahan penulisan kata manajemen dalam dokumen bisnis dapat menurunkan kredibilitas perusahaan, terutama dalam proposal, laporan tahunan, dan komunikasi resmi.
Manajemen dalam Dunia Pendidikan
Di bidang pendidikan, manajemen digunakan untuk mengatur proses pembelajaran, tenaga pendidik, kurikulum, dan sarana prasarana. Istilah seperti manajemen pendidikan dan manajemen sekolah sangat lazim dalam karya ilmiah.
Jadi, dalam konteks akademik, penggunaan ejaan yang tidak baku seperti managemen dapat kita anggap sebagai kesalahan serius.
Manajemen dalam Kehidupan Sehari-hari
Tanpa kita sadari, kita juga menerapkan prinsip manajemen dalam kehidupan sehari-hari, seperti manajemen waktu, manajemen keuangan pribadi, dan manajemen stres.
Penggunaan istilah yang tepat membantu kita berkomunikasi secara lebih jelas dan profesional, bahkan dalam konteks nonformal.
Mengapa Kesalahan Penulisan Managemen Masih Sering Terjadi?
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kesalahan penulisan managemen masih sering kita temui, di antaranya:
- Pengaruh ejaan bahasa Inggris yang terlalu kuat.
- Kurangnya kebiasaan merujuk pada KBBI.
- Penggunaan kata yang sudah terlanjur populer di media sosial.
- Minimnya penyuntingan bahasa dalam tulisan daring.
Jadi, kesalahan yang diulang terus-menerus dapat dianggap benar oleh sebagian orang, padahal secara kaidah tetap keliru.
Contoh Kalimat yang Benar dan Salah
Contoh Salah
❌ Jurusan managemen bisnis ini memiliki prospek kerja yang luas.
Contoh Benar
✅ Jurusan manajemen bisnis ini memiliki prospek kerja yang luas.
Dengan membiasakan diri menggunakan bentuk yang benar, kita ikut berkontribusi dalam menjaga mutu bahasa Indonesia.
Pentingnya Menggunakan Bahasa Baku
Bahasa baku mencerminkan ketepatan berpikir dan profesionalisme penulis. Dalam konteks SEO, penggunaan ejaan yang benar seperti manajemen juga lebih familiar di mesin pencari karena sesuai dengan standar bahasa.
Selain itu, konsistensi penggunaan bahasa baku membantu pembaca memahami pesan dengan lebih mudah dan menghindari ambiguitas.
Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa penulisan yang benar dan baku adalah manajemen, bukan managemen. Jadi, bentuk manajemen telah melalui proses penyerapan yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia dan tercatat secara resmi dalam KBBI.
Dengan memahami perbedaan ini, kita harus mampu menulis dengan lebih cermat, profesional, dan bertanggung jawab. Penggunaan bahasa yang tepat bukan hanya soal aturan, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa.