Penulisan yang Benar Aktual atau Actual

Dalam aktivitas menulis, baik untuk keperluan akademik, jurnalistik, maupun konten digital, kita sering dihadapkan pada pilihan kata yang tampak serupa tetapi sebenarnya berbeda secara kaidah bahasa. Salah satu pasangan kata yang kerap menimbulkan kebingungan adalah “aktual” atau “actual”. Kedua kata ini terlihat mirip, memiliki makna yang hampir sama, dan sering digunakan dalam konteks yang serupa. Namun, apakah keduanya benar dalam bahasa Indonesia?

Artikel ini akan membahas secara mendalam penulisan yang benar antara “aktual” dan “actual”, dilengkapi dengan penjelasan linguistik, contoh penggunaan, kesalahan umum, serta implikasinya dalam dunia penulisan profesional. Dengan pembahasan yang komprehensif, kita diharapkan mampu menggunakan kata yang tepat sesuai kaidah bahasa Indonesia yang baku.

Asal Usul Kata Aktual dan Actual

Akar Bahasa dan Pengaruh Asing

Kata “aktual” dalam bahasa Indonesia sejatinya merupakan kata serapan. Kata ini berasal dari bahasa Latin actualis, yang kemudian diserap ke dalam bahasa Inggris menjadi actual. Dalam bahasa Inggris, actual berarti “nyata”, “sesungguhnya”, atau “faktual”.

Saat bahasa Indonesia menyerap kata-kata asing, terjadi proses adaptasi fonologis dan ortografis agar sesuai dengan sistem ejaan bahasa Indonesia. Dari sinilah kata actual mengalami penyesuaian dan menjadi “aktual”. Penyesuaian ini mengikuti kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI).

Proses Penyerapan dalam Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia memiliki banyak contoh kata serapan yang mengalami perubahan ejaan, seperti information menjadi “informasi”, culture menjadi “kultur” atau “budaya”, dan actual menjadi “aktual”. Proses ini bertujuan agar kata serapan mudah dibaca, diucapkan, dan dipahami oleh penutur bahasa Indonesia.

Makna Kata Aktual dalam Bahasa Indonesia

Definisi Aktual Menurut Kaidah Bahasa

Dalam bahasa Indonesia, kata “aktual” bermakna terkini, sedang terjadi, atau sesuai dengan keadaan sekarang. Kata ini sering berguna untuk menggambarkan informasi, peristiwa, atau data yang masih relevan dengan kondisi saat ini.

Contohnya:

  • Berita yang disajikan media tersebut sangat aktual.
  • Data aktual sangat perlu untuk mengambil keputusan yang tepat.

Dari contoh tersebut, jelas bahwa “aktual” berkaitan erat dengan waktu dan relevansi.

Nuansa Makna yang Perlu Dipahami

Menariknya, dalam bahasa Inggris, kata actual lebih sering bermakna “sebenarnya” atau “sesungguhnya”, bukan “terkini”. Sementara dalam bahasa Indonesia, “aktual” justru lebih dekat maknanya dengan kata “terkini” atau “mutakhir”. Perbedaan nuansa makna inilah yang sering menimbulkan kekeliruan dalam penerjemahan maupun penggunaan.

Apakah Penulisan “Actual” Dibenarkan dalam Bahasa Indonesia?

Status Kata Actual dalam Teks Berbahasa Indonesia

Dalam konteks bahasa Indonesia baku, penulisan “actual” tidak benar kecuali dalam kondisi tertentu, seperti:

  • Penulisan teks berbahasa Inggris.
  • Penyebutan istilah asli dalam kajian linguistik atau terjemahan.
  • Penggunaan nama merek, judul karya, atau istilah teknis yang tidak diterjemahkan.

Namun, jika kita sedang menulis artikel, laporan, berita, atau karya ilmiah dalam bahasa Indonesia, maka bentuk yang benar dan tepat adalah “aktual”.

Kesalahan Umum dalam Penggunaan Kata Actual

Banyak penulis pemula maupun konten digital menggunakan kata “actual” karena terpengaruh bahasa Inggris atau ingin terlihat lebih modern. Contoh kesalahan yang sering muncul:

  • Informasi actual ini sangat penting untuk diketahui masyarakat.
  • Kondisi actual di lapangan berbeda dengan laporan sebelumnya.

Dalam contoh tersebut, penggunaan “actual” seharusnya kita ganti dengan “aktual” agar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Perbandingan Penggunaan Aktual dan Actual

Dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia:

  • Bentuk baku: aktual
  • Bentuk tidak baku: actual

Penggunaan bentuk baku sangat penting, terutama dalam konteks formal seperti pendidikan, jurnalistik, dan administrasi.

Dalam Bahasa Inggris

Dalam bahasa Inggris:

  • Bentuk yang benar: actual
  • Bentuk “aktual” tidak ada dalam bahasa Inggris.

Oleh karena itu, pemilihan kata harus selalu sesuai dengan bahasa yang kita gunakan dalam teks.

Pentingnya Menggunakan Kata Baku dalam Penulisan

Meningkatkan Kredibilitas Tulisan

Penggunaan kata baku seperti “aktual” mencerminkan profesionalisme penulis. Tulisan yang konsisten dengan kaidah bahasa akan lebih dipercaya dan dihargai oleh pembaca, terutama dalam konteks akademik dan jurnalistik.

Menghindari Ambiguitas Makna

Kesalahan memilih kata dapat menimbulkan kebingungan atau salah tafsir. Dengan menggunakan kata yang tepat, pesan yang ingin tersampaikan menjadi lebih jelas dan efektif.

Mendukung Pelestarian Bahasa Indonesia

Bahasa adalah identitas bangsa. Dengan membiasakan diri menggunakan kata baku, kita turut berperan dalam menjaga dan melestarikan bahasa Indonesia agar tetap tertib, jelas, dan bermartabat.

Tips Agar Tidak Salah Menulis Aktual

Biasakan Merujuk Pedoman Bahasa

Kita dapat membiasakan diri merujuk pada kamus dan pedoman bahasa resmi saat ragu dalam penulisan suatu kata. Langkah ini sangat membantu, terutama bagi penulis konten dan editor.

Perhatikan Konteks Bahasa

Selalu pastikan bahasa apa yang sedang kita gunakan. Jika menulis dalam bahasa Indonesia, gunakan “aktual”. Jika menulis dalam bahasa Inggris, barulah gunakan “actual”.

Lakukan Penyuntingan Sebelum Publikasi

Proses penyuntingan sangat penting untuk menemukan kesalahan kecil, termasuk penggunaan kata tidak baku. Dengan penyuntingan yang baik, kualitas tulisan akan meningkat secara signifikan.

Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa penulisan yang benar dalam bahasa Indonesia adalah “aktual”, bukan “actual”. Kata “aktual” merupakan bentuk baku hasil serapan yang sudah sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia dan memiliki makna “terkini” atau “sesuai keadaan sekarang”.

Sementara itu, “actual” adalah bentuk bahasa Inggris yang tidak tepat dalam teks berbahasa Indonesia, kecuali dalam konteks khusus. Dengan memahami perbedaan ini, kita dapat menulis dengan lebih cermat, profesional, dan sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku.

Pemahaman yang baik terhadap kata “aktual” dan “actual” tidak hanya membantu kita menghindari kesalahan penulisan, tetapi juga meningkatkan kualitas komunikasi tertulis secara keseluruhan.